Lukaku Akui Kerap Cekcok dengan Mourinho

Ujung tombak baru Inter Milan, Romelu Lukaku, mengaku ia kerap lain pemikiran dengan mantan pelatihnya di Manchester United, Jose Mourinho.

Lukaku merintis kariernya di Inggris bareng Chelsea pada 2011. Usai cuma memainkan peran minim di kompetisi musim pertamanya, Lukaku dipindahkan Mourinho menuju West Bromwich menjadi bintang loan untuk kompetisi musim 2012/13.

Bareng the Baggies, Lukaku jadi sensasi sehabis mencatatkan 17 goal. Tapi, kegarangan Lukaku tidak lumayan meyakinkan Mourinho hingga dia ditransfer sebagai pemain pinjaman lagi menuju Everton di mana ia mencatat 15 goal plus delapan umpan di dalam 31 performa di Liga Inggris.

Lukaku dan Mourinho alhasil reuni lagi di Manchester United. Sepanjang 1, 5 musim ditangani Mourinho, Lukaku menyarangkan 33 goal dan 11 umpan di semua turnamen. Mourinho lantas diberhentikan di penghujung 2018 dan sekarang Lukaku pindah menuju Inter Milan.

“Aku dan Jose koneksi kami adalah… Seluruh orang punya koneksi pribadi dengan ia, namun saya dan ia, kami kerap Cekcok, ” tutur Lukaku di Soccerway.

“Kami kerap Cekcok, namun saya mencintainya sebagai sesosok lelaki. Aku kira ia mencintaiku sebagai pria, namun kami terus berseteru sepanjang saat. Ia bisa jadi mencelaku, namun saya jua mencelanya. Namun ia merupakan temanku, ” Lukaku melanjutkan.